Pelaksanaan Demokrasi dan Pimpinan Kebijaksanaan

   Demokrasi dan pimpinan kebijaksanaan (democratic en leiderschap) adalah wujud dari hidup kekeluargaan. Demokrasi yang berasal dari kata demos (rakyat) dan kratos (kekuasaan) artinya kekuasaan di tangan rakyat. Untuk mewujudkan demokrasi maka segala pelaksanaan (pembuatan perencanaan, pelaksanaan pengorganisasian, pelaksanaan kepemimpinan, dan pengawasan) dilaksanakan dalam musya­warah (rapat, konferensi, kongres, muktamar dan lain-lain) antar anggota / perwakilannya. Dalam musyawarah itu para anggota / rakyat akan mengambil keputusan sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan yang diperoleh dari anggota, oleh anggota dan untuk anggota .

Pimpinan kebijaksanaan yang dimaksud adalah pengambilan keputusan dalam musyawarah harus dipimpin oleh kebijak-sanaan organisasi yang telah disepakati bersama sebelumnya.

Ada beberapa cara pengambilan keputusan, antara lain :

  1. Menurut demokrasi barat (Eropa dan Amerika) keputusan musyawarah diambil dengan cara pengambilan suara terbanyak (voting). Siapa yang memperoleh suara terbanyak (50% + 1) itulah yang menang, dan merekalah yang berkuasa.
  2. Pemungutan suara terbanyak (voting) dapat dilaksanakan secara langsung oleh semua anggota/rakyat. Dapat juga dilaksanakan secara perwakilan, yaitu anggota/rakyat diwakili oleh perwakilannya.
  3. Menurut demokrasi terpimpin keputusan dalam musyawarah diserahkan kepada kebijaksanaan pemimpin musyawarah. Anggota / rakyat dalam musyawarah cukup menyetujui atau me­nyerahkan kepada konsep pemimpin musyawarah.
  4. Menurut demokrasi dan pimpinan kebijaksanaan pengambilan keputusan dalam musyawarah anggota/perwakilan dilaksanakan dengan mufakat (aklamasi) dan dipimpin oleh kebijaksanaan yang telah disepakati bersama.
Demokrasi dan pemimpin kebijaksanaan, di Tamansiswa dilaksanakan dengan cara-cara sebagai berikut:
  1. Segala masalah organisasi dan pendidikan (pembuatan perencanaan, penyampaian pertanggung jawaban, pemilihan pemimpin, pembuatan aturan, dan lain-lain) dimusyawarahkan oleh segenap anggota / perwakilannya pada tiap 5 tahun sekali. Di pusat (Persatuan Tamansiswa) diselenggarakan dan bentuk Kongres (rapat besar umum) dan di cabang / Ibu Pawiyatan/BP.PTTS diselenggarakan dalam bentuk Rapat cabang/Rapat IPTS/Rapat BP.PTTS. Untuk mengecek pelaksanaan program di tengah-tengah masa bakti (214 tahun) di Pusat dan Daerah diselenggarakan Konferensi Nasional dan Konferensi daerah dan di Cabang / IPTS / BP.PTTS diselenggarakan Rapat Anggota.
  2. Pengambilan keputusan (kecuali untuk orang) diupayakan dengan cara mufakat (aklamasi). Hal demikian dilakukan untuk menghindari adanya kelompok yang tidak setuju (oposisi), kelompok besar yang berkuasa (dominasi mayoritas), dan kelompok kecil yang tertindas (tirani minoritas). Sedangkan pengambilan keputusan mengenai orang (pemilihan pimpinan, penyelesaian masalah orang) dilakukan dengan cara pemungutan suara terbanyak (voting), tetapi dalam bentuk bebas dan rahasia.
  3. Bila dalam pengambilan keputusan secara aklamasi teijadi kemacetan (dead klock) yang berarti ada yang setuju dan tidak setuju, maka musyawarah diskors / ditunda untuk diadakan pendekatan (loby). Bila sudah 3 kali diadakan pendekatan masih juga belum mendapatkan keputusan maka musyawarah menyerahkan keputusannya kepada pimpinan musyawarah, dengan catatan pimpinan harus bersungguh- sungguh berpegang pada kebikjasanaan asas Pancasila, landasan Asas Tamansiswa 1922, ciri khas Pancadarma, dan tujuan tertib damai, salam dan bahagia.
  4. Segala keputusan baik yang diambil secara mufakat, secara suara terbanyak, maupun secara diserahkan kepada kebijaksanaan pimpinan harus disetujui, didukung dan dilaksanakan oleh segenap anggota, baik yang hadir dalam musyawarah maupun yang diwakili.

 Sumber : PENDIDIKAN KETAMANSISWAAAN JILID III Disusun oleh Ki Soenarno Hadiwijoyo Hal.69-70

About these ads

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , ,

About tamansiswajkt

Trisula (mengakhiri kebodohan, kemiskinan, dan keterbelakangan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: