Cabang Tamansiswa

   Cabang Tamansiswa merupakan wadah kerjasama Anggota- Anggota Perguruan Tamansiswa dalam tujuan mewujudkan masyarakat tertib damai, salam dan bahagia. Cabang Tamansiswa merupakan anggota dari Persatuan Tamansiswa. Karena usahanya menyelenggara pendidikan dalam arti luas dalam bentuk perguruan, maka cabang Tamansiswa juga disebut Perguruan Tamansiswa.

   Cabang Tamansiswa yang pertama kali didirikan oleh Ki Hadjar Dewantara disebut Ibu Pawiyatan Tamansiswa. Cabang Tamansiswa yang lain didirikan oleh alumnus dan simpatisan Tamansiswa. Tersebar di beberapa wilayah, utamanya di Sumatera, Jawa, Madura, dan Sulawesi. Cabang Tamansiswa berfungsi melaksanakan keputusan Kongres Persatuan Tamansiswa. Yaitu menyelenggarakan pendidikan dalam arti luas sebagai sarana, melestarikan dan mengembangkan kebudayaan nasional Indonesia dan mewujudkan masyarakat tertib damai, salam dan bahagia.

Dalam menyusun Majelis Cabang, maka cabang Tamansiswa mengadakan rapat lima tahun sekali. Hasil rapat itu cabang Taman­siswa memutuskan:

  1. Memilih Majelis Cabang sebagai Badan Pemimpin cabang Tamansiswa.
  2. Menyusun Garis-garis Besar Program Perjuangan cabang
  3. Tamansiswa selama 5 tahun.
  4. Menyusun peraturan-peraturan khusus cabang sebagai pelengkap dari PBPTS bila diperlukan.

Usaha – usaha yang dapat diselenggarakan oleh cabang Tamansiswa adalah :

  1. Menyelenggarakan pendidikan informal berupa nasehat untuk para Anggota Perguruan Tamansiswa.
  2. Menyelenggarakan pendidikan formal dari Taman Indria sampai Taman Madya. Taman Karya serta Perguruan Tinggi
  3. Menyelenggarakan pendidikan non formal dalam bentuk ceramah, saresehan, seminar, simposium, kursus, sanggar pendidikan dan kebudayaan.
  4. Menyelenggarakan usaha sosial ekonomi dalam rangka menunjang pelaksanaan pendidikan.

Cabang Tamansiswa memiliki dua anggota yaitu :

  1. Anggota Tetap, yang disebut Anggota Tamansiswa
  2. Anggota Tidak Tetap, yang disebut Anggota Keluarga Perguruan Tamansiswa.

Sumber : PENDIDIKAN KETAMANSISWAAAN JILID II  Disusun oleh Ki Soenarno Hadiwijoyo Hal.10-11

Tag:, ,

About tamansiswajkt

Trisula (mengakhiri kebodohan, kemiskinan, dan keterbelakangan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: