Pada Masa Pendadakan Jepang

     Tahun 1942 Jepang mengakhiri penjajahan Belanda di Indonesia. Kehadiran Jepang disambut rakyat Indonesia sebagai saudara tua yang menjanjikan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia. Propaganda itu tidak terkecuali terhadap sebagian Pimpinan Perguruan Tamansiswa

     Setelah berjalan 1 (satu) tahun sikap pemerintah pendudukan Jepang tidak ubahnya dengan sikap penjajah bahkan lebih kejam lagi. Pemerintah Pendudukan Jepang melarang sekolah swasta menyelenggarakan pendidikan umum (SLTP dan SMU) dan sekolah Guru. Akibat larangan itu Taman Dewasa, Taman Madya dan  Taman Guru harus ditutup, Siswa-siswinya diahlikan menjadi sekolah kejuruan dengan nama Taman Rini (Sekolah Keputrian), Taman Tani (Sekolah Pertanian), dan Taman Masyarakat (Kurus Keterampilan).

   Sadar akan tugas Tamansiswa yang harus menanamkan jiwa merdeka yang nasionalis, patriotik, herois. humisnist, Cultural,dan Relegius maka tugas tersebut diselipkan secara sembunyi-sembunyi pada mata pelajaran kejuruan. Sikap tersebut oleh Tamansiswa disebut “ngenthung” atau seperti kepompong, seperti kepompong, berpura-pura mati tetapi sebenernya masih hidup dan mengembang misinya.

   Ki Hadjar Dewantara bersama Bung Karno, Bung Harta dan KH Moh Mansyur (empat serangkai) mendirikan Pusat Tenaga  Rakyat (PUTERA). Mereka melatih pemuda-pemuda menjadi militer sepintas seolah-olah. membantu pemerintah Jepang, tetapi sebenarnya bertujuan untuk melawan Belanda bila nanti kembali lagi setelah Jepang pergi.

    Di antara peserta PUTERA kemudian menjadi militer Indonesia, setelah Jepang meninggalkan Indonesia karena Jepang kalah perang melawan sekutu tahun 1945.

Sumber : PENDIDIKAN KETAMANSISWAAAN JILID I Disusun oleh Ki Soenarno Hadiwijoyo Hal.94

Tag:, , , , , , , , , ,

About tamansiswajkt

Trisula (mengakhiri kebodohan, kemiskinan, dan keterbelakangan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: