Tujuan Pendidikan Tamansiswa

    Dalam Peraturan Besar Persatuan Tamansiswa disebutkan bahwa tujuan pendidikan di Perguruan Tamansiswa adalah membangun manusia Indonesia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, merdeka lahir batin, luhur akal budinya, cerdas dan berketerampilan serta sehat jasmani dan rohaninya. Untuk menjadi anggota masyarakat yang mandiri dan bertanggungjawab atas kesejahteraan bangsa, tanah air, serta manusia pada umumnya.

   Membangun manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa yang dimaksud adalah melalui pendidikan agama dan pendidikan serta pengajaran lainnya , pendidikan mampu meningkatkan keimanannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa, mampu meningkatkan ketaqwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Tamatan pendidikan mampu meningkatku  peribadatan sesuai agama masing-masing, dan mampu meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara, serta kepada umat manusia sedunia.

   Membangun manusia merdeka lahir batin yang dimaksud adalah melalui  pendidikan , para tamatannya mampu hidup swadisipiin, mampu berpikir dan berbual positif, dan mampu menggunakan hak asasinya seimbang dengan kewajiban asasinya.

   Membangun manusia yang luhur akal budinya yang dimaksud adalah melalui pendidikan , tamatannya akan selalu berpikir positif, berperasaan halus, peku, dan tenggang rasa, berkemauan sesuai dengan perintah agama dan budayanya, serta mampu mengendalikan diri untuk berbuat yang menyejahterakan dan membahagiakan diri, bangsa, dan umat manusia pada umumnya.

   Membangun manusia yang cerdas dan berketerampilan yang dimaksud adalah melalui pendidikan, tamatannya mampu memutuskan segala masalah secara cepat dan tepat, serta memiliki kecakapan hidup sesuai bakat dan kemampuan masing-masing.

    Membangun manusia yang sehat jasmani dan rohani yang dimaksud adalah melalui pendidikan, tamatannya sehat jasmani dan rohani, kebal dalam menghadapi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan jasmani dan rohani. Mereka tidak sakit-sakitan, mereka selalu berpikir positif, dan berbuat yang berguna bagi pengabdian terhadap Tuhannya. Berguna bagi masyarakatnya, pelestarian dan pemberdayaan alam sekitarnya.

   Membangun manusia yang mandiri yang dimaksud adalah melalui pendidikan, tamatannya mampu menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya dengan kemampuan diri sendiri, dan mampu membiyai hidup dengan hasil pendapatannya sendiri secara halal

   Membangun manusia yang bertanggug jawab atas kesejahteraan bangsadan tanah air, serta manusia pada umumnya yang dimaksud adalah melalui pendidikan, tamatannya merasa turut bertanggung jawab untuk Menyejahterakan bangsa dan tanah air Indonesia, dan kesejahteraan umat manusia sedunia. Meraka tidak egois ingin sejahtera dan bahagia sendiri. Mereka Ingin sejahtera dan bahagia bersama-sama bangsanya, bersama-sama legaranya, dan bahkan bersama-sama dengan umat manusia sedunia.

Sumber : PENDIDIKAN KETAMANSISWAAAN JILID III Disusun oleh Ki Soenarno Hadiwijoyo Hal.9-10

Tag:, , , , , , , , ,

About tamansiswajkt

Trisula (mengakhiri kebodohan, kemiskinan, dan keterbelakangan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: