Kebudayaan Nasional Indonesia

  Kebudayaan Nasional Indonesia adalah kebudayaan yang berdasarkan kepribadian bangsa Indonesia. Kebudayaan itu merupakan buah budi dan hasil perjuangan hidup manusia Indonesia sejak keberadaannya. Menurut catatan sejarah, sejak 2000 tahun sebelum masehi, bangsa Indonesia yang pada waktu itu menempati pulau-pulau Nusantara, telah menggunakan buah pikiran, perasaan, kemauan dan hasil perjuangan hidupnya menghadapi alam dan jaman. Buah pikiran, perasaan, kemauan, dan hasil peluangan hidup itu berupa alat berburu, alat bercocok tanam, alat mendapatkan api, dan pedoman bersikap baik, benar, adil, indah, dan luhur dalam hidup sendiri- sendiri maupun hidup berkelompok.

     Peralatan dan pedoman nilai hidup itu di kembangkan dengan hadirnya agama-agama besar seperti Budha, Hindu, Islam, Kristen dan Katolik. Peralatan dan pedoman nilai hidup yang sudah dikembangkan dengan kehadiran agama-agama itu lalu ditekan dengan peralatan dan pedoman nilai tùdup penjajah selama lebih kurang 350 tahun. Setelah Indonesia merdeka, buah pikiran, perasaan, dan kemauan serta pedoman peluangan hidup manusia Indonesia perlahan-lahan diarahkan 1 uituk didasari kepribadian Pancasila.

   Kebudayaan asli bangsa Indonesia menurut Ki Hadjar Dewantara adalah puncak-puncak dan sari-sari kebudayaan yang tumbuh di daerah-daerah seluruh wilayah Indonesia. Kebudayaan itu lahir, tumbuh, berkembang dan kawin bersama kebudayaan asing, serta menghasilkan budaya blasteran dan budaya keturunan

   Dalam pergaulan hidup antar bangsa di dunia, bangsa Indonesia dapat menerima pengaruh kebudayaan asing yang dipandang dapat memperkaya dan mengembangkan kebudayaan nasional Indonesia serta dapat memajukan hidup dan kehidupan bangsanya. Penerimaan kebudayaan itu dilakukan secara selektif (sejauh tidak bertentangan dengan dasar Pancasila) dan adaptatif (menyatu).

Sumber : PENDIDIKAN KETAMANSISWAAAN JILID III Disusun oleh Ki Soenarno Hadiwijoyo Hal.42

Tag:, , , , , ,

About tamansiswajkt

Trisula (mengakhiri kebodohan, kemiskinan, dan keterbelakangan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: