Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa

    Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa (MLPT) adalah Badan Pimpinan Pusat Persatuan Tamansiswa. Dibentuk oleh kongres Persatuan Tamansiswa untuk waktu 5 tahun. Berfungsi sebagai mandataris kongres Persatuan Tamansiswa dalam waktu di antara dua kongres. Berkedudukan di Yogyakarta, tepatnya di Jalan Tamansiswa No.25 Yogyakarta. Tugas Majelis Luhur adalah memimpin Cabang-cabang/Perguruan, Ibu Pawiyatan, dan Badan-Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Taman­siswa dalam melakukan usaha guna mewujudkan keputusan kongres.

Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa terdiri dari :

  1. Seorang Ketua Umum
  2. Beberapa Ketua
  3. Seorang Panitera Umum yang dibantu oleh seorang Panitera.
  4. Seorang Bendahara Umum yang dibantu oleh seorang Bendahara.
  5. Ketua-Ketua Bidang:
    1. Pendidikan dan Kebudayaan
    2. Organisasi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
    3. Kekeluargaan dan Kemasyarakatan
    4. Usaha Perekonomian dan Koperasi Hubungan
    5. Hubungan kerjasama Dalam dan Luar Negeri
  6. Ketua-Ketua Badan :
    1. Penelitian dan Pengembangan
    2. Hukum dan Perundang-undangan
    3. Usaha Penggalian Dana Pembimbing Daerah
    4. Perwakilan Majelis Luhur di ibukota Negara
  7. Beberapa orang Anggota

Ketua Umum, Ketua-Ketua, Panitera Umum dan Panitera, Bendahara Umum dan Bendahara, serta Ketua-ketua Bidang, disebut Majelis Luhur Harian. Majelis Luhur Harian ditambah Ketua-ketua Badan dan segenap Anggota Majelis Luhur, disebut Majelis Luhur Lengkap Pleno / Paripurna.

Yang dapat dipilih menjadi Anggota Majelis Luhur ialah :

  • Anggota tetap Perguruan Tamansiswa yang sudah memiliki masa keanggotaan sekurang-kurangnya lima tahun secara terus menerus dan memiliki kriteria:
  1. Beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Jujur dan bersungguh-sungguh dalam mengabdikan diri kepada Persatuan Tamansiswa
  3. Berkepribadian Tamansiswa dan berwibawa
  4. Cakap untuk memimpin Tamansiswa
  5. Memiliki jiwa dan mutu Ketamansiswaan yang dapat diper­tanggung jawabkan.
  6. Sehat jasmani dan rohani
  7. Bersedia meninggalkan kedudukannya sebagai pengurus dan aktifitasnya dalam organisasi politik
  • Anggota keluarga (tidak tetap) Perguruan Tamansiswa yang sudah berumur sedikitnya 30 (tiga puluh) tahun, yang diajukan oleh cabang dengan pertimbangan dapat dipersamakan dengan yang dimaksud pada ayat (a) tersebut di atas.

Sedangkan yang dapat dipilih menjadi Pimpinan Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa adalah anggota Perguruan Tamansiswa yang memenuhi persyaratan seperti tersebut pada ayat (a) serta pernah dan atau masih menjadi Pemimpin Cabang/Ibu Pawiyatan/BP.Perguruan Tinggi Tamansiswa atau yang dianggap berkualifikasi sama. Dalam menjalankan tugasnya MLPTS didampingi oleh Badan-Badan Persatuan Tamansiswa yang meliputi : Badan Pinisepuh, Badan Pemeriksa Perbendaharaan dan Badan Pembina Persatuan Tamansiswa.

 Sumber : PENDIDIKAN KETAMANSISWAAAN JILID II Disusun oleh Ki Soenarno Hadiwijoyo Hal.36-37

Tag:

About tamansiswajkt

Trisula (mengakhiri kebodohan, kemiskinan, dan keterbelakangan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: